Otomotif

Belajar Otomotif Motor: Manfaat, Komponen serta Tekniknya

Belajar Otomotif Motor: Manfaat, Komponen serta Tekniknya – Mendengar tentang otomotif motor tentunya bukan suatu hal yang asing bagi beberapa orang. Pengertian sepeda motor adalah kendaraan beroda dua yang sistem pergerakannya menggunakan mesin. Jangan sampai kelewatan untuk belajar seputar permesinan motor, supaya Anda bisa selalu memastikan kendaraan pribadi selalu dalam kondisi siap digunakan.

Apa Manfaat dan Tujuan Mempelajari Otomotif Motor?

Otomotif motor tentunya tidak pernah lepas dari kehidupan sehari-hari Anda. Baik laki-laki atau perempuan sangat penting untuk mempelajarinya. Setidaknya dapat memahami keadaan atau kondisi dari motor yang digunakan sebagai alat transportasi pribadi.
Mempelajari otomotif motor tidaklah sulit. Anda cukup memahami konsep-konsepnya, baik dari komponen-komponen seperti mesin, roda, kerangka dan lain-lain sebagai langkah awalnya. Setelah itu, pelajarilah mengenai teknis-teknis di dalamnya. Adanya otomotif sendiri bertujuan supaya memaksimalkan performa pada mesin kendaraan Anda. Selain itu, Anda dapat menghindari adanya kerusakan yang fatal serta bisa memastikan kinerja dari semua sistem pada komponen-komponennya.

Apa Saja Komponen-komponen Otomotif?

1. Mesin

Bagian mesin otomotif motor terdiri dari beberapa komponen, diantaranya kepala silinder, blok, dan bak oli. Masing-masing dari ketiganya mempunyai bagian-bagian lain yang juga saling berhubungan antara satu dengan lainnya. Pada kepada silinder, terdapat bagian mekanisme katup, ruang bakar, busi, injeksi, water jacket. Selain itu, ada komponen blok yang terdiri dari piston serta saluran pendingin mesin. Bak oli sendiri di dalamnya terdapat crankshaft, karburator dan beberapa sistem lainnya.

2. Pemindah Tenaga

Pada bagian pemindah tenaga, mengandung beberapa komponen yang juga saling berkaitan dan berpengaruh antara satu dengan lainnya. Bagian-bagian tersebut, diantaranya kopling/ clutch, transmisi, poros propeller, roda, differential serta garden. Komponen transmisi pada bagian pemindah tenaga ini juga memiliki bagian-bagian lain di dalamnya, yaitu manual, semi-otomatis, serta otomatis. Apabila salah satunya mengalami kerusakan, maka fungsi komponen-komponen lainnya dipastikan juga tidak berfungsi.

3. Perlengkapan

Komponen-komponen otomotif motor selanjutnya adalah perlengkapan. Komponen ini memiliki tiga bagian, diantaranya sistem pendingin atau AC, sistem Rem, dan tentang kelistrikan. Ketiga komponen-komponen di atas, baik dari mesin, pemindah tenaga, dan perlengkapan ini merupakan komponen utama yang mana memiliki masing-masing bagian lain sebagai penunjangnya. Anda bisa mempelajarinya lebih lanjut untuk tenisnya.

Baca Juga : Kuliah jurusan Teknologi Otomotif di Malaysia

Bagaimana Teknik Otomotif Motor?

1. Planning (Perencanaan)

Cabang dari teknik pertama yang bisa Anda pelajari yaitu planning. Perencanaan ini termasuk dalam pengertian otomotif. Membicarakan mengenai rencana-rencana produk serta desain untuk kendaraan-kendaraan bermotor. Pada tahapan perencanaan ini, Anda akan mempelajari tentang beberapa produk pabrik. Produk-produk tersebut nantinya bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan daripada kendaraan bermotor.

2. Developing (Pengembangan)

Cabang teknik otomotif yang kedua adalah pengembangan atau developing. Anda bisa mempelajari mengenai bagaimana sebuah perencanaan akurat (master plan) dari beberapa produk. Proses ini terbagi menjadi dua sisi, yaitu pra dan pasca produksi. Pengembangan produk motor bertujuan supaya produk menjadi unik, adanya fitur atau teknologi baru, dan dapat memberikan keuntungan yang terus meningkat. Bagian-bagian yang berlangsung ketika proses developing, yaitu memikirkan varian kendaraan serta menciptakan inovasi baru.

3. Manufacturing (Pengolahan)

Teknik manufacturing merupakan kegiatan yang mana Anda bisa mengolah bahan mentah menjadi barang jadi. Prosesnya di lakukan mengenai adanya perubahan alamiah dari zat kimia dan fisika sehingga mengubah bentuk, sifat, bahkan tampilan suatu produk.

4. Maintenance

Teknik maintenance termasuk cabang yang hingga saat ini beberapa orang atau pembelajar otomotif masih menganggapnya lemah dan sulit di pahami. Hal tersebut karena adanya sikap monopoli terhadap sparepart kendaraan dari pabrik-pabrik besar di luar negara Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *